Badui Trip 2017
Beberapa hari lalu, saya berkunjung ke Suku Baduy Dalam di Desa Cibeo-Banten. Menginap dan makan di rumah penduduk Baduy Dalam, sehingga bisa leluasa ngobrol dengan mereka. Di desa ini tidak ada sekolah, dan jauh dari kehidupan modern. Hidup dengan kesederhanaan, tidak ada listrik maupun barang-barang tehnologi lainnya. Mandi dan mencuci pakaian di sungai tanpa memakai sabun dan perlengkapan mandi lainnya. Rumah panggung terbuat dari bambu dan atap rumbia tanpa dipaku (sistem ikat dan slop). Perlengkapan rumah tangga sederhana, tempat minum dari bambu. Lingkungan bersih, tidak ada sampah berserakan, dan setiap rumah punya tempat sampah dari anyaman bambu. Selama di sana saya tidak ada mendengar suara kencang-kencang atau ketawa. Dan informasi yang saya dapat dari pemilik tempat saya menginap, menyanyi tidak lazim bagi mereka. Banyak hal yang dapat dipelajari dari Suku Baduy Dalam, terutama keharmonisan hidup diantara mereka dan kecintaan terhadap alam. Norma adat masih kuat di pegang, dan mereka ramah dengan tamu. Di desa ini tidak diperbolehkan mengambil foto. Saya foto dengan orang Baduy Dalam, tapi lokasinya di Baduy Luar.
By: Rosmawati
Komentar
Posting Komentar